Minggu, 26 Februari 2012

Kualitas Gedung Baru, Tingkatkan Pelayanan Masyarakat


BLORA - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Drs. H. Imam Haromain Asy’ari, M.Si pada Jumat, 24 Februari 2012 hadir dalam acara Peresmian Gedung KUA Randublatung yang berlokasi di Desa Wulung, Kecamatan Randublatung. Pada kesempatan tersebut hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama kab. Blora, Drs. H. Tri Hidayat beserta ibu, Kasubag TU, Drs. H. Dwiyanto, M.Ag dan ibu, Kasi Urais, Drs. H. Maspuin, M.Pd, Kepala KUA Randublatung Abdul Malik, MSi, jajaran Kasi dan Gara Zawa Kemenag Blora, seluruh Kepala KUA Blora, pengawas, tokoh agama setempat serta para Pejabar Muspika Kecamatan Randublatung.
Dalam Sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Blora, Drs. H. Tri Hidayat mengucapkan terima kasih atas kesungguhan KUA Randublatung untuk membangun gedung yang meskipun dengan dana yang minim namun berhasil mendirikan bangunan baru meskipun masih “minimalis” tapi sudah berhasil menyelesaikan dengan baik melebihi dari perkiraan target, “Saya juga berharap dengan gedung yang baru akan dapat meningkatkan kerja yang lebih baik lagi nantinya bagi pelayanan masyarakat di Randublatung” ujar nya serus. Pria kelahiran Kudus tersebut juga mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Kemenag Wilayah yang mendukung pelaksanaan pembangunan gedung KUA Randublatung, sehingga pelayanan pernikahan dan keagamaan tidak lagi dilakukan di atas tanah wakaf milk masjid dan berharap juga bisa mendukung untuk pembangunan gedung KUA lain yang juga sudah hampir tidak layak untuk ditempati.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Jateng, Drs. H. Imam Haromain Asy’ari menyampaikan bahwa pembangunan gedung KUA yang baru meskipun masih “minimalis” tersebut harus disyukuri terlebih dahulu untuk meningkatkan kinerja yang lebih berkualitas bagi pelayanan pernikahan dan keagamaan di Kecamatan Randublatung. Meskipun dana yang digunakan hanya sedikit, namun dengan syukur mudah mudahan akan ada peningkatan untuk tahun berikutnya untuk penyelesaian pembangunan lebih lanjut. Begitu pula pihaknya menegaskan bahwa pemikiran bahwa Kementerian Agama adalah institusi yang banyak melakukan penyimpangan adalah tidak benar seperti misalnya dalam pernikahan bisa terjadi kalau biayanya sangat murah, tetapi harus berdasarkan ketentuan bahwa penyelenggaraan pernikahan harus dilakukan di kantor KUA, karena tidak ada alokasi dana bagi penghulu untuk turun ke berbagai daerah. “tapi kalau pernikahan itu benar benar dilakukan di kantor KUA maka saya yakin antrean pernikahan akan lebih banyak dari daftar tunggu ibadah haji, apalagi mengingat jam kerja kantor Sabtu dan minggu libur, apakah mungkin pernikahan bisa ditunda?” ujar Kyai pengelola pesantren di Denanyar, jombang tersebut di hadapan tamu undangan yang hadir. Namun demikian, pihaknya juga berpesan agar pelayanan di jajaran Kementerian Agama terutama untuk pernikahan benar benar memuaskan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Dengan niat yang ikhlas, maka kita akan menjadi manusia yang ikhlas beramal serta kinerja selalu berprestasi yang Insya Allah akan selalu sukses dunia akhirat” imbuh pria kelahiran Jombang tersebut santun. Selain itu, orang nomor satu di jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah itu juga mengingatkan bahwa siapapun karyawan di lingkungan Kemenag harus berjiwa melayani, dan berlomba lomba untuk beramal baik karena manusia yang menanam kebaikan pasti akan memetik hasil kebaikannya terutama bagi masyarakat begitu pula sebaliknya. “mari kita tingkatkan kerja yang positif dan menambah amal ibadah kita untuk melayani masyarakat yang lebih baik lagi pada masa mendatang” tuturnya di akhir sambutan sekaligus meresmikan gedung baru KUA Randublatung.
Acara pembukaan pun dilanjutkan dengan peresmian gedung dengan penandatanganan pada bangunan oleh Kakanwil serta pemotongan pita oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Blora sebagai simbol telah diresmikannya gedung KUA Randublatung untuk bisa digunakan bekerja dalam pelayanan serta meninjau ruangan dalam gedung KUA yang baru dibangun. Kasi urais, Drs. H. Maspuin, M.Pd juga berharap melalui peningkatan kualitas bangunan gedung KUA akan membawa dampak positif bagi pelayanan masyarakat di Randublatung.